oleh

Anda Patah Hati? Obati Dengan Acetaminophen

Detik Kesehatan – Acetaminophen merupakan bahan aktif yang ada dalam obat penghilang rasa nyeri, obat ini masuk dalam golongan tylenol yang tak hanya mampu mengurangi rasa nyeri namun juga perasaan tidak enak seperti patah hati. Hal ini diperkuat dengan adanya studi yang dilakukan oleh psikolog C. Nathan DeWall, beliau menyebutkan bahwa rasa sakit dan juga sakit hati sangatlah berhubungan. Hubungan tersebut masih masuk dalam satu rangkaian, khususnya rangkaian yang berada didalam otak.

Rasa sakit dan emosi seseorang memiliki mekanisme kerja yang bersamaan, dan hal itulah yang menyimpulkan psikolog ini akan kemampuan obat ini. Beliau mengatakan bahwa obat penghilang nyeri harusnya bisa mengobati juga perasaan buruk seperti patah hati, ataupun keadaan yang mempengaruhi seseorang mengalami kesedihan.

acetaminophen sebagai obat patah hati.

Pada percobaan pertamanya, psikolog C. Nathan DeWall menggunakan 62 responden untuk mengkonsumsi 1.000 miligram acetaminophen serta obat plasebo. Setiap hari responden dilakukan pengukuran, dimana pengukuran itu bertujuan untuk mengetahui tingkat mood dan juga perasaan sang responden. Selama percobaan dilakukan, ditemukan bahwa responden yang mengkonsumsi acetaminophen memiliki tingkatan lebih rendah dalam mengalami rasa patah hati ketimbang responden yang tidak mengkonsumsi.

Tidak puas dengan hasil eksperimen pertama, psikolog C. Nathan DeWall melanjutkan ke eksperimen kedua. Dalam percobaan kedua ini psikolog C. Nathan DeWall menggunakan 25 responden, yang diberikan 2.000 miligram acetaminophen setiap harinya. Saat hari ke 24 atau 3 minggu, responden diminta untuk melakukan permainan untuk mengetahui efek dari obat tersebut. Dimana permainan tersebut untuk memastikan hasil obat itu, apabila mereka mengalami kekalahan apakah mereka mengalami kekecewaan atau tidak.

Dengan 2 percobaan yang dilakukan psikolog C. Nathan DeWall tersebut, ditemukan bahwa seseorang yang mengkonsumsi obat acetaminophen memiliki mood yang cenderung lebih baik dan lebih kuat. Jadi kesimpulannya, apabila anda mengalami patah hati atau emosi yang tidak menentu maka acetaminophen dapat membantu anda.

Namun sang peneliti mengingatkan juga mengenai bahaya acetaminophen ini, dimana pengkonsumsian dalam jangka panjang mampu merusak kerja hati. Sehingga penggunaan obat ini harus tetap berada dalam pengawasan dokter, dan studi ini telah dipublikasikan dalam journal psychological science.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed