oleh

Bunuh Teman Akibat Tiru Game PUBG

Detik News – Game online yang kini digandrungi oleh para kawula muda yaitu Player Unkown’s Battlegrounds (PUBG) belakangan ini kembali bahan pembicaraan. Bagaimana tidak dengan adanya kabar tentang remaja asal Erbi, Irak yaitu Kurdi secara tidak sengaja diketahui membubuh temannya karena bermain senapan yang tidak ia ketahui berisi peluru.

PUGB merupakan game online yang kini digandrungi oleh para kawula muda.

Kejadian itu berawal dari aksi bermainnya dengan enam temannya di kota Pairman, mereka memutuskan untuk liburan serta menginap di salah satu kerabat teman mereka. Dalam rumah tersebut mereka menemukan senapan yang merupakan milik dari saudara temannya itu.

“Ketika mereka memutuskan untuk pulang, sebelumnya bermain-main reka adegan yang menyerupai salah satugame yang paling populer bagi para pemuda saat ini (PUBG),” ujar salah satu anggota polisi, Sadoun Hawdiyani seperti yang dikutip dari Kurdistan 24. (27/11/2018).

“Kemudian, satu dari mereka meminta untuk temain lainnya memegang senjata tersebut seperti layaknya dalam game dan beberapa teman lainnya diminta untuk merekam adegan tersebut.”

Para remaja ini kepada pihak kepolisian mengaku bahwa tidak mengetahui sama sekali bahwa dalam senapan terdapat peluru,

Setelah puas bermain senapan itu dengan bergantian beberapa kali, salah satu pemuda itu menggacungkan senjata dan spontan menembak temannya, korban pun langsung meninggal ditempat. Korban tersebut diketahui berusia 22 tahun dengan nama Aso Azad Mohammed. Enam terangka yang juga merupakan korban langsung ditahan oleh pihak kepolisian.

Ketika mereka diinterogasi oleh polisi, para pemuda itu mengaku bahwa sedang memperagakan gaya dari game online itu. Sebelumnya memang sudah beredar kabar yang menyebutkan di Kurdistan, game PUGB sempat menjadi game kontroversi akibat pengaruh negatifnya.

Pada bulan Oktober lalu, salah satu kelompok muslim disana mengklaim untuk mengharamkan game itu selama beberapa menit dalam sehari.

Hal tersebut terjadi karena banyaknya pengaduan yang melaporkan sebagian besar keluarganya kecanduan akan game itu dan menimbulkan dampak yang kurang baik.

Lima pemuda itu pun akan dijerat dengan hukuman pidana dengan Pasal 205 di Irak dengan potensi hukuman seumur hidup atau beberapa tahun lama tahanan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed