oleh

PSG Kehabisan Penyerang, Edison Cavani Diragukan Tampil Kontra MU

Paris Saint Germain (PSG) kembali menghadapi masalah menjelang berhadapan dengan Manchester United di Liga Champions. Hal ini dikarenakan Edison Cavani mengalami cedera dan diragukan untuk bisa tampil pada pertandingan itu.

Seperti diketahui, Edison Cavani mengalami cedera ketika PSG berhadapan dengan Bordeaux pada lanjutan Logue 1 (Sabtu, 09/02/2019). Pada pertandingan tersebut, PSG menang dengan skor 1-0 dan sang pemain ditarik keluar pada pegantian babak.

PSG berhasil unggul pada menit 42 melalui gol yang dicetak oleh Edison Cavani melalui penalti. Namun, setelah menendang penalti sang pemain malah memegang pahanya dan meninggalkan lapangan ketika babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, sang pemain digantikab oleh Kylian Mbappe.

Cedera pemain asal Uruguay tersebut menjadi kabar buruk bagi PSG. Hal ini dikarenakan mereka harus bertandang ke markas Manchester United pada pertandingan leg pertama Liga Champions babal 16 besar (Rabu, 13/02/2019). Bahkan, sebelumnya mereka sudah kehilangan Neymar yang mengalami cedera metatarsal. Kemudian ada Marco Verratti yang kondisinya tengah diragukan untuk tampil, dikarenakan masalah pada pergelangan kaki.

Sementara itu, pelatih PSG, Thomas Tuchel mengatakan bahwa kondisi Edison Cavani cukup buruk. Dirinya sangat khawatir bahwa sang pemain akan absen ketika bertemu Manchester United.

“Itu bukan kabar yang bagus. Cedera itu mungkin bukan otot utama (paha), namun di dekatnya,” kata Thomas Tuchel yang dikutip dari ESPN FC.

“Bagaimanapun keadaanya, kami harus tetap menunggu. Saya sendiri belum bertemu dengan dia (Cavani) atau dengan dokternya. Kemudian untuk berhadapan dengan Manchester United, saya sendiri belum tahu,” imbuh Thomas Tuchel.

“Jika keaadaanya seperti itu, sudah pasti saya khawatir. Ditarik kelauar sudah pasti menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan. Kalau dia tidak bersama kami di Manchester, sudah pasti ini hal yang cukup buruk. Kami sudah tidak punya Edi atau Neymar belakangan ini,” jelas Thomas Tuchel.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed