oleh

3 Tahun Menjabat, Ini Deretan Prestasi Jokowi

Peradabandunia.com – Untuk meningkatkan ekonomi, daya saing nasional dan pemerataan hasil pembangunan pemerintah memilih memprioritaskan pembangunan infrastruktur.

Pembangunan ekonomi yang dijalankan selama 4 tahun terakhir, bukan hanya untuk dinikmati sekarang tapi juga untuk jangka panjang. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan terdapat 5 kategori infrastruktur energi, transportasi, sumber daya air, komunikasi dan permukiman. Dari 5 katergori itu, 3 diantaranya berada dalam lingkup tanggung jawab Menteri PUPR yaitu transportasi seperti jalan dan jembatan, sumber daya air seperti bendungan dan irigasi, permukiman.

Kementerian PUPR setiap tahunnya melakukan pemeliharaan rutin dan rehabilitasi jalan nasional sepanjang 40 ribu kilometer. Seperti pembangunan jalan baru 2015-2017 sepanjang 2.621 km, yang terus bertambah pada 2018 sepanjang 811 km dan 2019 sepanjang 556 km. Jumlah ini melampaui target Renstra Kementerian PUPR 2015-2019 sepanjang 2.650 Km.

Pembangunan Infrastruktur di Daerah

Pembangunan Jalan tol 2015-Juli 2018, tambahan panjang tol yang telah dioperasikan adalah 443 km, dengan rincian pada akhir 2015 sepanjang 132 km, 2016  sepanjang 44 km, 2017 sepanjang 156 km, dan hingga 15 Juli 2018 telah mencapai 110 km. Pemerintah terus memperkuat konektivitas tol laut  dengan p‎embangunan dan pengembangan pelabuhan, yang pada ‎2015-2017 sudah mencapai 477 lokasi. Antara tahun 2015 sampai 2017, sudah terbangun jalur kereta api yang panjang akumulatif-nya sekitar 369 kilometer spoor rel kereta, sudah terbangun 11 bandara baru.

Pembangunan Bendungan.

Kementerian PUPR menargetkan pembangunan 65 bendungan yang terdiri 49 bendungan baru dan 16 bendungan lanjutan pada tahun 2015-2019. Pada 2019, ditargetkan 29 bendungan akan selesai dengan kapasitas tampung 2,16 miliar m3 dan akan menambah luas irigasi yang mendapat air dari bendungan (irigasi premium) dari 10,7 persen menjadi 14,28 persen dari luas jaringan irigasi Indonesia seluas 7,1 juta hektare agar petani-petani di seluruh Indonesia dapat melakukan panen lebih dari satu kali, yang akan membantu bangsa Indonesia mencapai ketahanan pangan.

Program 1 juta rumah.

Terkait Program Satu Juta Rumah, pembangunan rumah oleh Pemerintah Pusat dan Daerah, para pengembang perumahan, dana sosial perusahaan pada periode 2015-2017 sebanyak 2.469.538 unit dengan rincian tahun 2015 sebanyak 699.769 unit, tahun 2016  sebanyak 867.950 unit, tahun 2017 sebanyak 902.000 unit. Tahun 2018 ditargetkan bisa dibangun 1 juta unit baru.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed