oleh

Ducati Sudah Dapat Peringatan Tentang Aero Yang Digunakannya

Manajer Suzuki, Davide Brivio mengatakan bahwa dirinya sudah memberi peringatan kepada Ducati bahwa komponen aerodinamika mereka dinilai ilegal. Bahkan dirinya mengatakan hal tersebut sebelum race dimulai.

Seperti diketahui, Andrea Dovizioso berhasil menjadi pemenang pada seri perdana MotoGP 2019 di Losail Qatar,  Minggu (10/03/2019). Namun, kemenangan yang didapatkanya tersebut malah mendapat protes dari beberapa pabrikan lain. Suzuki, KTM, Aprilia, dan Honda menuding Ducati menggunakan sebuah komponen yang dianggap ilegal.

Namun Ducati membantah bahwa itu adalah alat pendingin ban. Kemudian dengan Steward FIM mengatakan bahwa komponen itu legag, sebab alat tersebut terpasang pada swing arm.

Sementara itu, Davide Brivio mengaku bahwa kisruh itu terjadi sebelum Ducati memberi Techinal Director MotoGP terkait degan hal tersebut. Ketika itu, Ducati mengungkapkan apabila komponen tersebut terpasang pada swing arm dan memiliki fingsi sebagi pendingin ban.

Kemudian Techinal Director menyetujuinya dan membuat regulasi pada tanggal 2 dan 5 Maret lalu. Namun para mekanik yang bekerja di Suzuki, Honda, Aprilia, dan KTM mengaku sangat keberatan dengan itu.

“Para insinyur yang bekerja pada empat pabrikan tersebut sudah mengajukan protes, dan mereka yakin bahwa alat tambahan tersebut memiliki efek aerodinamsi yang menghasilkan downforce. Sehingga, hal itu sangat bertentangan dengan sejumlah prinsip yang ada pada regulasi,” kata Davide Brivio yang dikutip dari Crash.

“Kemudian kami memanggil pertemuan dengan Direktur Teknis agar meminta penjelasan sekaligus klarifikasi tentang alat itu. Sebab, kami merasa tidak puas dengan jawaban yang diberikan,” imbuh Davide Brivio.

“Saya pribadi berbicara kepada Ducati untuk menyatakan ketidakpuasan kami atas penjelasan mereka. Sehingga, dalam mengantisipasi mereka akan kembali menggunakan perangkat tambahan tersebut, kami akan membuat sebuah keputusan,” jelas Davide Brivio.

“Pada akhirnya itu memang terjadi, bahkan mereka melengkapi ketiga motor pebalapnya dengan perangkat tambahan tersebut, dan membuat kami mengajukan protes. Kami melakuka hal ini untuk mengklarifikasi situasi,” jelas Davide Brivio.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed