oleh

Fakta Tentang Air Susu Ibu

Detik Kesehatan – Indonesia ASI atau air susu ibu merupkan sebuah keajaiban yang terjadi saat seseorang telah jadi seorang ibu. Ibu akan memegang peran yang penting untuk tumbuh kemabang dari sang anak karena kadungan Asi yang penuh nutrisi. Dengan memberi anak ASI eksklusif bisa untuk mencegah masalah yang genting seperti anak stunting.

Itu merupakan sedikit fakta tentang air susu ibu dan masih banyak fakta yang lain mengenai ASI. Berikut merupak fakta fakta mengenai ASI.

ASI lebih baik dari pada susu hewani

Memiliki kandungan yang berbeda dari susu hewani, tentu saja susu yang dihasilkan dari manusia tiak bisa untuk dibandingkan dengan produksi susu dari hasil mamalia yang lain. ASI mempunyai 200 molekul, sedangkan sapi Cuma mempunyai 50 molekul saja. Peneliti mengungkapkan bahwa protein Cuma menyumbang hanya 10 persen kalori yang ada di ASI dibanding dengan setengah kalori yang dimilki susu sapi. Sedangkan susu sapi mempunyai empat kali lipat kalsium seperti susu yang dihasilkan manusia. Masih belum jelas kenapa komposisi nutrinya begitu beragam.

Banyaknya ASI yang dihasilkan Ibu dalam waktu sehari. Nancy Mohrbacher selaku konsultan laktasi yang bersertifikat mengatakan bahwa saat puncaknya yaitu sekitar hari ke 40 seorang ibu yang telah menyusis bisa mmeproduksi ASI sampai 30 ons di tiap harinya. Tetapi ini juga berbeda beda antara ibu yang satu dengan yang lainnya. Sangat mempengaruhi makanan yang dikonsumsi, kelahiran bayi yang telah masuk di usia matang dan juga gizi yang diserap oleh ibu sejak dari kecil.

Membantu untuk melawan infeksi. Kandungan gula pada ASI juga membantu si bayi yang baru lahir mencegah terkena infeksi. Gula itu akan membiarkan patogen usus norovirus akan menempel ke mereka. Yang bermanfaat untuk mencegah patogen tersebut menempel pada usus yang akan berakibat masalah yang serius.

Produksinya telah dikontrol oleh hormon yang sama seperti mengontrol orgasme. Hormon oksitosin akan membuat otot otot yang ada pada saluran susu berkontraksi, dan bisa memproduksi susu. Itu merupakan hormon yang sama  yang telah dilepaskan ketika persalinan dan juga melahirkan. Hormon tersebut juga berperan untuk menggerakkan otot pada orgasme.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed