oleh

Hal Tabu yang Dilakukan Pada Mangkuk Makanan

Detik Food – Indonesia Mangkuk merupakan barang yang penting yang ada di dapur yang dipakai untuk makan. Dibalik kegunannaya itu ternyata mangkuk juga mempunyai mitos yang sampai saat ini masih diyakini.

Masyarakat China sungguh memperhatikan penggunanan dari mangkuk. Ada beberapa kisah juga keprcayaan tentang mangkuk yang diyakini masyarakat China. Sperti larangan memakai mangkuk yang retak sampai tidak boleh membuang mangkuk lama yang tidak diapakai lagi.

mitos yang dipercayai orang china tentang mangkuk

Untuk masyarakat China mangkuk merupakan alat makan yang penting. Salah satunya adalah mangkuk yang sampai saat ini masih populer yaitu mangkuk yang bergambar ayam jago. Pada sejarahnya bahwa mangkuk dengan lukisan ayam itu telah dikenal dari zaman dinasti Ming. Gambar ayam pada mangkuk itu telah ada sejak era China kuno. Kepercayaan orang China bahwa ayam jago sering diartikan dengan kelancaran rezeki.

Jangan buang mangkuk degan begitu saja, kebanyakan orang berpikiir ketika pindh rumah, perabot yang lama yang sudah tidak terpakai ditinggalkan begitu saja lalu membeli perabot yang baru. Di China tidak mempedulikan itu mangkuk lama ataupun baru membuangnya akan sangat mempengaruhi pekerjaan, karir bahkan bisnis.

Apa yang bisa dilakukan dengan mangkuk mangkuk yang sudah tidak digunakan. Jika memang tidak mau membuang mangkuk lama , mangkuk itu bisa diberikan pada teman ataupun keluarga. Tapi bukan sembarangan mangkuk yang bisa diberikan tai mangkuk yang memilki bahan yang tahn lama yang biasa disebut dengan “mangkuk panjang umur” yang bisa diberikan pada orang lain. Hal yang tidak sopan jika memebri mangkuk dengan bahan yang biasa pada orang lain. Jika memang harus membuang mangkuk yang sudah lama sebaikya bungkuslah mangkuk itu memakai kain merah sebelum dibuang.

Hal buruk jika mangkuk pecah jadi dua, jika alami mangkuk nasi pecah jadi dua bagian saat makan, ini merupakan tanda nasib yang buruk. Orang China percaya bahwa mangkuk bisa pecah dengan sendiri kita diharuskan lebih memperhatikaan para tetua atau orang yang sakit yang ada di dekat kita. Sebab ini merupakan hal buruk bisa saja terjadi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed