oleh

Leonardo Semplici : Seharusnya Kami Belajar dari Ronaldo

Detik Olahraga – Arsitek yang menangani tim SPAL yaitu Leonardo Semplici memberikan peringatan kepada semua anak asuhnya agar dapat belajar dari salah satu pemain mega bintang yang dimiliki oleh Juventus yaitu Cristiano Ronaldo seusai mereka bertemu dalam pertandingan pekan ke 13 musim ini di Liga Italia Serie A.

Selebrasi Cristiano Ronaldo seusai membawa Juventus unggul 1-0

Seperti yang telah diketahui bahwa dalam pertandingan yang berlangsung di Allianz Stadium malam tadi, SPAL harus menelan kekalahan atas tuan rumah Juventus dengan skor 2-0. Dua gol dari tim yang berjuluk Si Nyonya Tua tersebut diciptakan oleh mantan punggawa Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan sang kapten Mario Mandzukic. Masing-masing gol tercipta di babak pertama dan kedua. Bagaimanapun hasilnya, Semplici berharap kepada para pemainnya untuk bisa mengambil hasil positif dari pertandingan yang nyatanya bukan hasil sedap yang didapatkan.

“Kami mengerti, ini merupakan hari yang sangat sulit untuk tim kami. Lawan kami adalah tim kuat dalam liga ini dan mereka mempunyai banyak pemain hebat,” ujar pelatih yang kini berusia 51 tahun itu pada Sky Sport Italia.

“Namun dalam pertandingan ini terdapat beberapa hal yang positif, karena kami mampu menampilkan permainan yang menyerang dan karakter tim mampu muncul. Namun gol pertama dari Juventus mengubah laga ini karena mengubah rasa percaya diri para pemain. Saya merasa geram karena kami tidak mampu menjaga pergerakan dari Ronaldo, kami terlalu lambat dalam kesalahan ini. Dia bebas dan mampu menciptakan gol.”

“Ini merupakan kali pertama saya dapat melihat Ronaldo dengan sangat dekat dan pemain penyerang kami seharusnya dapat mencontoh sosok pemain yang memang mampu memberikan kualitas terbaiknya kepada tim di setiap pertandingan yang dijalani. Kami harus mampu segera berbenah mulai dari hal terkecil agar bisa keluar dari sebuah tekanan.”

SPAL sendiri kini baru bisa mengumpulkan 13 angka dari 13 laga yang telah dijalani musim ini, mereka pun juga hanya berjarak empat angka saja dengan klub yang berada di zona degradasi yaitu Empoli yang hanya mengumpulkan sembilan angka saja.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed