oleh

Jorge Lorenzo Tidak Henti Untuk Motovasi Diri

Hingga saat ini, pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo mengaku masih sangat kesulitan untuk mengendarai MotoGP 2019. Sang pebalap terus memotivasi dirinya agar kembali mendapatkan hasil yang maksimal di kompetisi balap tersebut.

Seperti diketahui, pada musim ini balapan sudah berjalan selama enam seri. Namun, Jorge Lorenzo belum bisa menembus 10 besar. Catatan terbaiknya adalah ketika dirinya finis pada posisi ke 11, ketika itu terjadi di MotoGP Prancis.

Kemudian di posisi klasemen pebalap, Jorge Lorenzo hanya bisa berada di posisi ke 14 klasemen sementara. Bahkan catatan tersebut sangat jauh jika dibandingkan dengan rekan setimnya, Marc Marquez yang berada di puncak klasemen.

Sementara itu, supaya bisa beradaptasi dengan cepat bersama motor RC213V, sang pebalap bahkan diterbangkan ke Jepang. Dirinya diminta agar bisa memilih dan mendapatkan tunggangan yang sesuai dengan keinginannya. Sebelum ini, sang pebalap mengaku bahwa motor sangat sulit untuk dikendalikan.

Lalu, pebalap asal Spanyol ini memtovasi dirinya untuk terus berusaha mendapatkan hasil yang apik di MotoGP. Dirinya berkaca dengan pengalaman serta kemampuan yang dia miliki pada masa lalu.

“Memang ini tidak mudah, namun saya sama sekali tidak perlu untuk meminta bantuan psikologis,” buka Jorge Lorenzo yang dikutip dari Sky Sports.

“Kemudian bagaimana cara merampungkan pekerjaan saya ini? Otak dan pengalaman cukup membantu saya, namun ini sangat berat. Sebab, pekerjaan ini menuntut disiplin yang tinggi,” imbuh Jorge Lorenzo.

“Setelah 17 tahun lamanya, memang tidak mudah untuk memotivasi diri sendiri tanpa hasil yang diharapkan. Hasil-hasil ini memberikan anda senyuman dan keinginan agar anda terus bekerja,” jelas Jorge Lorenzo.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed