oleh

Maria Sharapova Bertekad Bangkit di Shenzen Open 2018

Detik Olahraga – Penampilan buruk yang ditunjukkan Maria Sharapova disepanjang WTA Tour 2018 tak membuatnya patah arang. Petenis cantik kelahiran Rusia itu ingin kembali menata ulang penampilannya yang pernah berantakan. Sharapova bertekad ingin segera bangkit ketika tampil dalam turnamen Shenzen Open yang mulai digelar pada 29 Desember sampai 5 Januari 2019.

Petenis cantik yang sudah mengantongi 5 trofi grand slam itu memang ada pada kondisi yang tidak terlalu menguntungkan. Semenjak kembali mengayunkan raketnya pada bulan April 2017, selepas dihukum 15 bulan karena kasus doping, Sharapova cuma bisa meraih 1 gelar di Tianjin Open, pada Oktober 2017.

Petenis cantik asal Rusia, Maria Sharapova, bertekad bangkit di turnamen Shenzen Open 2018.

Tapi dia dipastikan mendapat kesulitan bila ingin meraih gelar di kompetisi itu. Sebab Sharapova bakal mendapat pesaing dari jawara Prancis Opes 2017, yakni Jelena Ostapenko serta mantan petenis peringkat empat duni, Caroline Garcia, yang menjadi salah satu dari beberapa bintang tenis yang bakal berlaga di turnamen Shenzen Open 2018.

“Daftar peserta yang bakal saling bertanding di kompetisi ini bakal dimumkan secara resmi, tapi ini adalah peluang untuk fans Shenzen Open demi mengetahui jika kami sangat menantikan pekan yang menyenangkan,” ujar Luiz Carvalho selaku Dirut Shenzen Open 2018.

Kompetisi ini memang dinilai berkelas untuk para pemain tenis dunia. Sebab ini adalah agenda perdana WTA Tour disetiap musim. hal itu terbukti dari sejumlah nama besar yang sempat jadi jawara di Shenzen, diantaranya adalah Katerina Siniakova, Agnieszka Radwanska, Simona Halep (2 kali), dan Li Na (2 kali).

Selain bakal diramaikan dengan beberapa nama bintang, Cina juga mempunyai andalan yang bakal dimainkan seperti Wang Xiyu dan Wang Xinyu. Kedua petenis itu diharapkan bisa mengharumkan Cina dalam dunia tenis serat diharapkan mampu mengulang keberhasilan yang didapatkan oleh Li Na saat menjadi jawara pada tahun 2013 serta 2014. Tidak hanya itu saja, keduanya sempat mencatatkan prestasi luar biasa saat merebut gelar Wimbledon nomoa ganda junior.

Sedangkan Wang Xiyu Bahkan mampu memenangi gelar juara nomor tunggal junior di Amerika Serikat Open 2018 serta jadi petenis pertama dari Cina yang mengklaim kemenangan itu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed