oleh

Marquez Buka Suara Terkait Hubunganya Dengan Rossi

Memang sudah menjadi rahasia umum apabila Marc Marquez tidak memiliki hubuhgan yang apik dengan Valentino Rossi. Bahkan Marc Marquez sendiri mendeskripsikan hubungannya tersebut dengan hal yang menarik.

Seperti diketahui, pada awalnya baik Rossi maupun Marquez memiliki hubungan yang baik. Bahkan, Marc Marquez sempat mengatakan bahwa Rossi merupakan idolannya di MotoGP.

Namun pada tahun 2015, timbul perselisihan antara Marc Marquez dengan Valentino Rossi. Hal ini dikarenakan keduannya kerap bersenggolan di sejumlah balapan. Terlebih lagi ketika di Sepang, Malaysia mereka berdua menjadi musuh. Sebab Rossi dinilai sengaja membuat Marc Marquez jatuh. Yang mana ketika itu, insiden tersebut membuat Jorge Lorenzo menjadi jawara dunia MotoGP.

Lalu setahun kemudian, mereka berdua mulai menunjukkan keakrabannya setelah melakukan jabat tangan di Barcelona. Kendati demikian, hubungan mereka berdua kembali tidak harmonis pada musim 2018 ini. Hal ini dikarenakan Marc Marquez yang menyenggol Valentino Rossi hingga terjatuh di MotoGP Argentina.

Akibat kejadian tersebut membuat keduannya saling adu argumen di media.  Bahkan dalam sebuah konferensi pers, Rossi mengatakan dirinya tidak memiliki masalah dengan Marc Marquez. Akan tetapi, Rossi mengabaikan ajakan bersalaman dari Marc Marquez.

“Anda akan sulit menjadi teman dari para pebalap yang merupakan pesaing anda dalam persaingan perburuan gelar,” kata Marc Marquez di Tuttomotoriweb.

Marquez terus bersinggungan dengan Rossi

“Bagi saya, teman adalah hal lain, teman merupakan hal yang selalu berbagi dengan anda. Dan, teman masih bisa memiliki hubungan bagus,” imbuh Marc Marquez.

“Dengan dia (Rossi) seperti ada masa tidak akur ketika bersama orang yang dicinta. Sama halnya ketika kami menari salsa, namun saling menginjak kaki.”

Sementara itu, mulai musim depan Marc Marquez akan bertandem dengan Jorge Lorenzo. Pebalap asal Spanyol ini memiliki antisipasi apabila terdapat rivalitas yang tinggi dengan Lorenzo.

“Saya memang rispek kepadanya (Lorenzo), namun hampir dipastikan setiap penalap akan memikirkan dirinya sendiri ketika sudah di lintasan. Apabila di berhasil menjadi juara dunia, maka saya akan angkat topi di depannya,” jelas Marc Marquez.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed