oleh

Oppo Pamerkan Inovasi Kamera Bawah Layar Smartphone

Pada perkembangan teknologi, muncul berbagai inovasi terbaru dari para perusahaan produsen smartphone dunia. Salah satu perusahaan produsen yang selalu memberikan inovasinya adalah Oppo.

Kali ini, Oppo kembali menghadirkan satu inovasi terbaru untuk teknik penanaman kamera depan pada smartphone besutannya. Dari berita yang beredar, Oppo dikatakan akan menmapatkan lensa kamera depan dibawah layar smartphone.

Hal ini memiliki teknik yang sama dengan penanaman modul pemindai sidik jari in-display yang laris diterapkan pada smartphone flagship zaman terkini. Inovasi penanaman kamera depan terbaru ini ditunjukkan Oppo melalui sebuah video pendek.

Dalam video pendek tesrebut Oppo menunjukkan demonstrasi kamera depan beserta kemampuannya yang akan menjadi andalan perusahaan asal Cina tersebut untuk perankat buatan mereka di masa yang akan datang.

Video demonstrasi kamera depan under-display ini dibagikan Oppo melalui jejaring Twitter dan juga melalui platform Weibo di Cina. Dalam video tersebut nampak sebuah smartphone yang memiliki penampilan baru.

Smartphone tersebut seperti memiliki kamera depan yang tidak nampak dibagian depan. Tanpa adanya lubang kamera maupun poni, permukaan layar smartphone misterius tersebut terlihat sangat rata dan penuh.

Ketika video sampai pada adegan pengambilan foto selfie oleh seorang demonstran, hal menarik mulai tersingkap. Ketika aplikasi kamera dibuka dan melakukan pemotretan sebuah sampel gambar, hal itu mulai terasa.

Pada saat menjepret, tidak nampak sekali bahwa ada lensa foto yang aktif, entah itu pop-up ataupun tertanam pada lubang di layar. Hanya suara shutter kamera saja yang didengar saat penjepretan foto terjadi.

Berhubungan dengan teknologi menarik ini, Engadget membagikan sebuah informasi pada Selasa (4/6) yang menyebutkan bahwa Presiden Oppo, Brian Shen, menjelaskna bahwa teknologi kamera dibwaah layar sebagaimana yang ditampilkan dalam video tersebut masih menjalani masa penyempurnaan.

Hal itu juga mengartikan bahwa hasil foto yang ada dalam video tersebut juga masih belum sempurna dan akan bisa lebih bagus lagi. Namun, Brian Shen tidak mengatakan kapan teknologi tersebut akan dirampungkan oleh perusahaannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed