oleh

Pemain Filipina Sindir Pelatih Timnas Indonesia

Beberapa waktu lalu, salah satu pemain Timnas Filipina melayangkan sebuah protes atas ucapan yang dilontarkan oleh pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti. Bahkan dirinya juga menyindir penampilan anak buah dari Bima Sakti.

Seperti diketahui, pada pertandingan lanjutan di Piala AFF 2018 Timnas Indonsia menjamu Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Minggu (25/11). Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 0-0. Hasil tersebut sama sekali tidak mengubah laju Timnas Indonesia, sebab sebelumnya mereka sudah dipastikan tidak lolos.

Berdasar informasi dari Fox Sports Asia, setelah pertandingan kontra Timnas Indonesia, salah satu pemain Filipina yang diketahui bernama Stephan Schrock menyindir Bima Sakti melalui akun Facebooknya. Dirinya menulis sebuah kalimat yang dikarenakan kesal dengan ucapan Bima Sakti yang menyebut Filipina banyak pemain peranakan atau biasa disebut naturalisasi.

Bahkan Stephan Schrock juga menyindir penampilan Indonesia. Menurutnya, sekali bertemu dengan Indonesia, banyak pemain Indonesia yang bertahan.

“Kalian sempat memanggil kami sebagai peranakan di sepanjang waktu. Namun ketika pertama bertemu, kalian banyak yang bertahan,” sindir Stephan Schrock.

Bima Sakti sebut pemain Timnas Filipina banyak yang naturalisasi

Setelah ditelusuri, ternyata ucapan dari Stephan Schrock tersebut merupakan sebuah respon atas ucapan Bima Sakti sebelum pertandingan dimulai. Pada saat konferensi pers, Bima Sakti mengatakan bahwa timnas Filipina adalah timnas yang memiliki banyak pemain naturalisasi.

“Saya akui, secara fisik mereka sangat kuat, besar dan tinggi. Namun, mereka memiliki banyak pemain naturalisasi. Bagi kami, hal tersebut tidaklah penting, yang paling penting adalah bisa menghadapi set piece dari mereka,” kata Bima Sakti saat konferensi pers.

Sementara itu, pada pertandingan tersebut timnas Filipina berhasil memastikan lolos ke babak semifinal. Hal ini dikarenakan, pada saat yang sama Singapura dikalahkahkan dengan skor 0-3 dari Thailand. Di sini, Indonesia sudah tidak memiliki harapan lagi, sehingga pertandingan kontra Filipina tersebut adalah sia-sia.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed