oleh

Peneliti: Senyawa Pada Bunga Wangi Dapat Mengatasi Kebutaan

Detik Kesehatan – Indonesia Banyak orang yang suka sekali menghirup aroma wangi bunga. Aroma itu memang bisa membawa ketenangan di hati seseorang. Tetapi lebih daripada itu, penelitian terbaru membeberkan bahwa ada senyawa yang bisa mengatasi sejumlah penyebab kebutaan terhadap bunga yang memiliki aroma wangi seperti bunga hyacinth.

Dari penelitian itu ditemukan homoisoflavonoid bisa menghentikan pertumbuhan pembuluh darah abnormal yang terjadi di mata. Pertumbuhan sel-sel tak normal dalam pembuluh darah selama ini dihubungkan dengan kebutaan yang dikarenakan diabetes serta penuaan. Dengan hasil penelitian itu, para ahli berharap mereka bisa mengembangkan versi sintesis atas senyawa di masa mendatang supaya dapat dimanfaatkan mengatasi masalah kebutaan.

mengatasi kebutaan dengan bunga

“Masalah kebutaan merupakan pengalaman yang akan menghancurkan. Kita percaya bahwa penelitian ini mampu mengisyaratkan kemungkinan perawatan di masa mendatang untuk mata degerenatif. Apalagi sepertinya cukup banyak rahasia alam yang masih belum terungkap,” ujar salah satu peneliti, Prof. Dulcie Mulholland seperti dilansir The Times, Jumat 12 April 2019.

Di sisi lain, Dr. Sianne Schwikkard dari Universitas Kongston, mengatakan ada peluang besar bagi perawatan baru serta inovatid dari seumber alam. Tak menutup kemungkinan juga terjadinya kesempatan menemukan pengobatan masalah mata degerenatif. Salah satu masalah mata degerenatif yang cukup mengkhawatirkan ialah retinopati diabetik. Penyakit itu dikarenakan dengan kadar gula darah yang tinggi hingga merusak mata bagian belakang. Dari data, kondisi itu mempengaruhi  setidaknya 28 juta orang di penjuru dunia.

Selain itu juga, ada degenerasi makula yang berhubungan dengan usia serta jadi salah satu alasan utama kebutaan. Biasanya demi mengobati sakit ini pihak dokter bakal secara langsung menyuntikkan obat ke mata. Tetapi cara ini akan membuat mata pasien beresiko robek serta rasanya cukup menyakitkan.

Oleh sebab itu, para peneliti yang bekerja serta menemukan senyawa homoisoflavonoid bisa mengatasi masalah kebutaan berharap bahwa perawatan dengan suntikan bisa dihindari di masa mendatang. Karena nantinya pengembangan inovasi tidak hanya dapat dimanfaatkan mereka yang mengalami penyakit diabetes serta lanjut usia, tapi para bayi yang lahir secara prematur. Bayi prematur emang mempunyai resiko mengalami kebutaan lantaran pertumbuhan sel abnormal pada pembuluh darah mata.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed