oleh

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus ‘Bau Ikan Asin’

Detik Entertainment – Indonesia Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, sudah menetapkan tersangka dari kasus bau ikan asin. Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, membenarkan saat dimintai konfirmasi soal penetapan tersangka dari kasus itu.

“Benar, sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Argo ketika dihubungi oleh Antara, di Jakarta, pada Kamis 11 Juli 2019.

Sedangkan pengacara Pablo Benua dan Rey Utami, Farhat Abbas, membenarkan jika kliennya telah ditetapkan menjadi tersangka. Selain Pablo Benua dan Rey Utami, Farbat Abbas menyebutkan jika aktor Galih Ginanjar juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Galih Resmi jadi tersangka

“Benar, ketiganya sudah naik statusnya menjadi tersangka,” ungkap Farhat Abbas seperti dilansir Okezone.com, Kamis 11 Juli 2019.

Sebelumnya, pihak penyisik Direktorat Reserse Kriminal Khusus [Ditreskrimsus] Polda Metro Jaya sudah memeriksa pihak pelapor, Fairuz A Rafiq dan terlapor Galih Ginanjar dari kasus dugaan pencemaran nama baik. Atas kasus bau ikan asin tersebut, penyidik juga sudah menaikkan statusnya dari penyelidikan jadi penyidikan.

“Kasus yang dilaporkan oleh Ibu Fairuz statusnya telah naik menjadi penyidikan ya. Jadi untuk saat ini sudah sidik,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Minggu 7 Juli 2019.

Artis kenamaan Indonesia, Fairuz A Rafiq diketahui melaporkan mantan suaminya bernama Galih Ginanjar kepada Polda Metro Jaya. Di dalam laporannya itu, Fairuz ikut ditemani sang suami, Sonny Septian, kemudian sang kakak, Ranifa A Rafiq, beserta kuasa hukum Hotman Paris Hutapea. Laporan tersebut tertuang di LP /3914/7/2019/PMJ/Ditreskrimsus, 1 Juli 2019.

Menurut kakak Fairuz, Ranifa, pernyataan yang diucapkan oleh Galih Ginanjar dii video “Galih Ginanjar Cerita Masa Lalu” yang diposting di channer Youtube Rey Utami serta Benua Pablo Benua tersebut dinilai sudah melecehkan herjat dan martabat adiknya serta para perempuan di Indonesia.

“Kalimat-kalimat itu begitu melukai hati saya serta sangat mempermalukan suami serta keluarga saya,” ujar Fairuz di surat yang dibacakan oleh Ranifa di lokasi, pada Senin 1 Juli 2019.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed