oleh

Valentino Rossi Sebut MotoGP Amerika Tersulit

Pebalap Yamaha, Valentino Rossi mengatakan bahwa MotoGP Amerika merupakan sirkuit tersulit. Dirinya juga belum bisa memberikan pernyataanya terkait dengan kepercayaanya di sirkuit tersebut. Sebab, sebelumnya sang pebalap berhasil meraih podium di Argentina.

Valentino Rossi mengaku sangat antusias menjelang balapan yang digelar di Circuit if teh Americas pada akhir pekan ini. Sebab, pada sebelumnya sang pebalap berhasil menjadi runner up di Autodromo de Rio Hondo.

Hasil tersebut juga menandai podium pertamanya setelah 11 balapan tak meraih apa-apa. Bahkan podium terakhir yang didapatkan pebalap asal Italia tersebut yakni runner up di Sachsenring, Jerman pada Juli 2018.

Bagi dia sendiri, MotoGP Amerika Serikat sendiri pengalam yang cukup sulit untuk dilakoni. Hal ini dikarenakan sejak pertama kali digelar pada tahun 2013, sang epbalap hanya meraih dua kali podium, yakni ketiga (2015) dan kedua (2017). Kemudian sisanya, sang pebalap finis kedelapan (2014), keempat (2018), dan retired pada tahun 2016.

“Merupakan hal yang sangat hebat saya bisa berdiri di atas podium lagi di Argentina. Saya sudah meunggu penantian ini bagi tim, dan juga penggemar saya. Namun saat ini saya akan fokus pada Grand Prix selanjutnya,” kata Valentino Rossi yang dilansir dari Crash.

“Kita semua tahu bahwa Austin sendiri merupakan trek yang tricky. Bahkan mungkin lintasan ini menjadi lintasan yang tersulit dan paling teknikal dalam sepanjang musim MotoGP. Akan tetapi, dalam tahun sebelumnya, saya tidak merasa berat bagi saya,” imbuh Valentino Rossi.

“Dalam beberapa musim saya merasa sangat nyaman, sekalipun saya tidak finis di podium dan mencapainya pada tahun 2017. Sehingga, kami akan melakukannya seperti dulu, bekerja dengan baik, membalap dengan baik, mengikuti arah yang tepat, dan kemudian masih banyak lagi. Kita lihat saja nanti,” jelas Valentino Rossi.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed