oleh

Seorang Wanita Penerjun Payung Asal Indonesia Mampu Taklukan Mount Everest

Lifestyle – hai para sahabat peradaban dunia yuk disimak artikel berikut.

8 tahun waktu yang telah ia tempuh.Ribuan kali ia telah beraksi,Belahan demi belahan dunia yang telah ia tempuh.Seorang Wanita asal Indonesia Naila Novaranti akhirnya bisa merasakan terjun payung di atas Mount Everest, Nepal,Pada waktu 16 November 2018 lalu.

Dengan menggunakan helikopter khusus, Naila terjun dari atas ketinggian 25.000 kaki dari puncak Mount Everest. Keberhasilannya membuat bangga banyak orang,karena hal tersebut merupakan hal yang jarang bisa dilakukan oleh orang lain apalagi seorang perempuan.sekaligus menjadi kado terindah di hari ulang tahunnya. Ia memecahkan rekor menjadi satu satu nya wanita indonesia yang berhasil menatapkan kaki di puncak gunung Mount Everest.

“Meskipun disana menjadi sebuah lokasi terberat untuk di tempuh, tapi ternyata penerjunan berjalan sukses meskipun di saat itu suhu dibawah minus 45 derajat yang dinginnya luar biasa dan udara disana sangat tipis, tapi ia mampu menyelesaikan misi tersebut dengan baik tanpa cedera sedikitpun,ujar naila.

Naila menambahkan Mount Everest sebagai gunung tertinggi di dunia yang terletak di negara Nepal yang mencapai hingga ketinggian 8.848 meter. Nah, di atas puncak gunung itulah Naila melakukan terjun payung dengan ketinggian 25 ribu kaki dan mendapat lokasi yang terjal dan penuh dengan banyak jurang pemisah.

Kalau ditanya gimana rasanya melakukan aksi seperti itu, saya bilang itu merupakan hal yang paling luar biasa dan saya sangat senang. karena saya harus bisa mendapat lokasi yang tepat,untuk melakukan terjun payung. Kalau salah sedikit saya bisa mendarat di jurang yang terjal. Parasut yang saya gunakan juga memiliki ukuran yang lebih besar supaya stabil saat dikendalikan,” ujar Naila.

Setelah sukses melakukan penerjunan dari atas Mount Everest, Naila pun akan melakukan persiapan diri untuk pemecahan rekor baru sebagai penerjun pertama di Kutub Utara dan juga salah satu wanita yang pertama kali terjun. “Kalau ditanya sampai kapan saya akan terus menjalani karir sebagai penerjun, saya hanya bisa menjawab sampai saya masih sehat terus saya akan tetap jalani,” ujar Naila

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed