oleh

Siswi SMK Meninggal Pada Hari Kelulusan, Ibu Korban Sempat Punya Firasat

Detik News – Indonesia Sebuah kisah pilu dialami salah satu siswi SMK di Manado, Sulawesi Utara. Siswi SMK bernama Irene Soenarno, tewas pada hari kelulusannya, Senin 13 Mei 2019. Irene adalah siswi SMK Negeri 1 Manado yang baru merasakan kebahagiaan ketika lulus sekolah.

Tapi sayngnya, kebahagiaan tersebut langsung jadi rasa duka yang mendalam yang dirasakan oleh keluarga serta teman-temannya. Berita tentang tewasnya Irene Soenarno adalah lewat akun Facebook Lusy Liavid Loindong. Akun tersebut memposting tulisan yang mengisahkan insiden kecelakaan lalu lintas yang telah melibatkan 2 orang siswa SMK. 2 orang tersebut tidak lain adalah Irene, serta seorang siswa pria yang disebut-sebut sebagai pacar Irene.

euforia kelulusan SMA dan SMK menewaskan satu sisiwi

Berdasarkan postingan Facebook Lusy Liavid, kedua korban ini mengalami insiden kecelakaan lalu lintas di daerah Transmart Kairagi, Jl. AA Maramis, Kora Manado, Senin 13 Mei 2019, sekitar pukul 23.35 WITA.

Kendaraan yang dibawa oleh kedua korban ditubruk oleh seorang pengguna motor yang datangnya dari awarh depan. Akibat kecelakaan tersebut, Irene disebut-sebut langsung tewas seketika di tempat kejadian perkara serta kekasihnya dibawa menuju rumah sakit dengan keadaan kritis. Pengguna motor yang enubruk kedua korban bahkan langsung melarikan diri dari tempat kejadian.

Tidak lupa Lusy menuliskan beberapa kalimat selamat jalan kepada korban yang sekarang suda tiada.

“Selamat tinggal Irene. Semoga kamu mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberi  ketabahan,” tulis Lusi dalam postingannya.

Berita tentang tewasnya Irene Soenarno juga dibenarkan oleh sang ibu, Nova Soenarno. Berdasarkan laporan BBC Indonesia,  Nova sempat merasakan adanya firasat sebelum putri cantiknya itu meninggal.

Nova menceritakan kalau putrinya sempat menunjukkan gelagat aneh ketika mengikuti acara kelulusan resmi dari sekolah. Dia heran karena korban sempat menciumi dirinya dengan berulang kali dan lebih banyak daripada biasanya.

“Saya bahagia, tapi heran dengan ciuman yang saya rasa terlalu banyak diberikan oleh Irene ketika hari kelulusan itu. Selain itu tak ada firasat lain kalau bakal ada insiden seperti ini,” ujar ibu korban.

Pihak keluarga sendiri berencana bakal memakamkan korban pada hari Rabu, 15 Mei 2019.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed