oleh

Usai Kasusnya dengan Allegri, Dybala Akhirnya Minta Maaf

Massimiliano Allegri, pelatih Juventus, mengatakan bahwa kasusnya dengan Paulo Dybala kini sudah selesai. Kabarnya, Dybala sudah meminta maaf kepadanya dan sudah mengakui salah atas tindakan yang dilakukannya.

Sebelumnya Dybala sendiri memang telah membuat sikap yang membuat pihak Juventus berang. Pemain yang kini berumur 24 tahun itu berulah saat Juventus bermain imbang 3-3 saat melawan Parma pada pekan lalu.

Pada saat itu, Dybala meninggalkan bangku cadangan pemain ketika laga belum usai. Mantan pemain Palermo itu ternyata masuk ke ruang ganti begitu ia tidaka akan dimainkan oleh pelatihnya, Allegri. Ya, memang saat itu Dybala tengah marah karena tidak dimainkan oleh Allegri.

Massimiliano Allegri sendiri juga mengakui bahwa Dybala sudh mengakui bahwa tindakan yang yang dilakukannya itu adalah tindakan yang salah. Pemain asal Argentina itu juga telah meminta maaf kepada pelatihnya itu dan juga timnya Juventus atas tindakan yang dilakukannya saat melawan Parma kala itu.

Allegri sendiri juga sudah menerima permintaan maaf dari Paulo Dybala dan ia langsung memberikan pujian kepadanya. Baginya, kasus Dybala saat laga kontra Parma itu sudah selesai.

“Dybala sudah meminta maaf, seperti yang diharapkan dari seseorang pemain muda yang cerdas sepertinya. Klub sudah memberikan tanggung jawab yang besar dengan jersey nomor 10,” buka pelatih 52 tahun itu dilansir dari Sky Sports.

“Dybala sudah memahami situasinya pada saat ini sehingga kasus ini sudah ditutup,” tegas Allegri.

Memang pada musim 2018/19 ini, Dybala lebih sering dimainkan si belakang du apenyerang utama. Posisi yang diberikan kepada Dybala itu memang berbeda dengan posisi pada musim lalu, ketika itu Dybala lebih sering dimainkan sebagai penyerang utama. Namun, kini posisi Dybala sendiri lebih mundur.

Banyak pundit uan melihat bahwa Dybala tengah dikorbankan oleh Allegri demi memberikan tempat untuk sang mega bintang, Cristiano Ronaldo.

“Dia selalu memulai dan menyelesaikan setiap peluang. Hanya saja, musim ini dia kerap gagal memaksimalkan peluang masuk ke gawang. Saya dengar semua kabar tersebut dan bagi saya itu cukup menghibur,” tandas mantan pelatih AC Milan itu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed